Neptune Regatta 2016 di Pulau Batam

Trackers 23.48 No Comment

Neptune Regatta 2016 di Pulau Batam

Neptune Regatta adalah satu-satunya regatta yang membentang di Garis Katulistiwa sehingga memberikan tantangan berlayar dan pengalaman yang sangat luas. Neptune Regatta 2016 akan sepenuhnya berlangsung di perairan Indonesia dengan garis start dan finish di Nongsa Point Marina & Resort, Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada 6-14 Februari 2016.

Para pecinta lomba balap pedigree yacht, motor yacht dan family cruiser yacht memiliki tempat tersendiri di Neptune Regatta 2016. Perlombaan ini memang sengaja dirancang untuk memenuhi semua kategori pelaut berpengalaman yang ingin bergabung melintasi garis katulistiwa, sekaligus menjelajahi keindahan wisata bahari Kepulauan Riau yang tak terlukiskan.

Pulau-pulau di sekitar Batam adalah tujuannya. Peserta akan mengeksplor keindahan Pulau Temiang, Singkep dan Lingga yang merupakan pulau-pulau tropis kecil yang terbentang di sekitar Garis Katulistiwa. Pelayaran akan dilanjutkan ke Pulau Sikeling yang menawarkan pasir putih yang menakjubkan, juga ke pulau-pulau lain dengan air laut jernih.

Terdapat beberapa nomor yang dilombakan dengan jalur pelayaran yang berbeda pula. Armada A-Fleet Racer dan Cruiser/Racer Yachts akan diarahkan berlayar menuju selatan Batam dan Bintan, serta melewati Selat Riau. Sementara itu, IRC Boat dan Premier Cruising yacht akan berlayar menuju Pelabuhan Bintan untuk menaklukkan sebagian besar angina Moonsoon timur laut. Kemudian semua yacht akan berlayar menuju Kepulauan Riau yang juga dijuluki Fishead Island untuk berlabuh semalam.

Pada hari kedua, peserta memiliki peluang menyebrangi The Cauldron, yakni area yang terkenal dengan pusaran air dan lintas pasangnya sehingga kapal-kapal akan berlayar lebih lama di sekitarnya. Mereka juga akan melewati area Neptune Knuckles, kemudian berputar di Pulau Kepompong untuk kembali ke Pulau Sikeling. Pelayaran ini seluruhnya akan melawan arah angin Moonsoon timur laut sehingga menawarkan pengalaman yang berbeda.

Perairan di sekitar Kepulauan Riau, selama berabad-abad telah diakui menyediakan sumber daya alam yang kaya bagi penduduk setempat. Penduduk tradisional yang sebagian besar terdiri dari nelayan memanfaatkannya bagi kehidupan mereka. Provinsi ini dikenal sebagai rumah berbagai terumbu karang dan karang yang kini terancam rusak akibat adanya tubrukan dari kapal-kapal pesiar, juga kegiatan scuba diving dan snorkeling. Oleh sebab itu, manajemen Neptune Regatta akan memastikan bahwa semua peserta mengerti cara merawat ekosfer lokal sehingga terumbu karang terjaga dengan aman.

Sejalan dengan program lingkungan PBB, lomba ini juga mencoba memberikan "zero-impact" dengan meminimalisir keberadaan peserta di area darat untuk mengurangi pembuangan sampah.

Untuk pendaftaran dan informasi selanjutnya kunjungi website berikut.


0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !